Sabtu, 16 Mei 2015

Challenges completed!

Halooo. It's been a long long time since my last post on this blog. Kira-kira hampir 2 tahun gitu sejak 2013. Sebenernya banyak banget hal keren yang mau aku share selama kurun waktu tersebut. Tapi lantaran alasan teknis seperti hilangnya laptop, padatnya jadwal kuliah dan lain-lain, jadi ngga sempet deh. Nah beberapa hari yang lalu aku coba lihat-lihat blog ini lagi dan betapa amazed-nya aku ngeliat page challenge list di blog ini.
Ternyata selama 2 tahun ini sudah banyak tantangan (yang aku anggap sebagai potongan impian-impian kecil aku) yang berhasil aku lakukan (atau aku capai). Diantaranya:

Senin, 11 Mei 2015

A Challenge from Mr-Theorize-Everything




Good morning, good day, good afternoon, or even good evening considering I don’t exactly know when you will read this. I know that I had to keep my word when saying that I’d be sending you a challenge via Facebook, as you asked. I apologize. You don’t know what took me so long. Giving a challenge is not easy. It means that you have to give someone a task that they have to willingly do. Eventhough the challenge giver doesn’t take that seriously, but it’s still a challenge, a mission to accomplish; and not being able to accomplish it means a defeat. So, a challenge, more or less, can make a change to people’s lives. Then, after days of eating and sleeping (not thinking about the challenge at all), I’ve finally got one. By the time you finish reading all of this, I hope it would be something meaningful and useful for you.

Sabtu, 02 Mei 2015

Be found

Halo, blog. Sekitar sebulan yang lalu aku pernah bilang gini sama seorang teman dekat; "Hey, I want a new boyfriend right now. Where can I get one?" Yang disambut dengan becandaan dia yang super garing. Honestly, i really mean it, at that time. Aku bener-bener berharap punya pacar pada saat itu. Pada saat unek-unek tentang kehidupan ini rasanya udah mau luber tapi ngga tau mau curhat ke siapa. Aku masih bisa jaim dan sok tegar di depan keluarga dan teman. Tapi di depan pacar lah biasanya aku bisa numpahin segala keluh kesah tanpa filter. Dan lucunya, harapan konyol yang terbersit sore itu seperti didengar Allah.

Jumat, 01 Maret 2013

While waiting

Hola! It's 6:05 am and I'm at Soekarno Hatta International Airport even my flight is about 1 hour and 40 minutes from now. But early is always better than late, right? When I'm in a public place like an airport, market, or the other full-of-various-people-place, I always observe them and it's so fun. Not for judging or something, I'm just so interested in how different the people are. For example, from the place I sit down right now, I see a harajuku lover girl (I read on her clutch, 'harajuku lover'). She is so sophisticated with her harajuku bag, phone, and her mini dress. She is sitting right beside me and was talking on the phone in mandarin language. Nice girl. I never wonder if I often meet chinese people in my waiting room to Medan, because Chinese is the biggest population in Medan.

Senin, 25 Februari 2013

Ironi

DUA gelas plastik penuh eskrim yang keliatannya udah bertransformasi jadi susu cair di depan mataku siang itu ngingetin aku sama bocah laki-laki yang sempet ngantri bareng di kasir McDonald di Jalan Cut Meutia itu.

"KAK, EMANG UANGNYA CUKUP?" Dia teriak polos dari belakang antrian ke orang yang keliatannya kakak laki-lakinya yang lagi order makanan tepat didepanku. Suaranya keras banget dan dia langsung jadi pusat perhatian beberapa orang yang lagi ngantri, termasuk aku. Aku ngeliat ke bocah itu dan abangnya secara bergantian. Mereka keliatan agak lusuh dengan sendal jepit dan rambut yang ngga disisir rapi. Bukannya jawab, si kakak malah ngasih isyarat untuk diam ke bocah yang keliatan ngga sabaran itu dan mulai memesan makanan di kasir. 
"Dua ayam, satu nasi, sama milo ya, mbak."